Jumat, 26 Januari 2018

Peserta LK 2 Tingkat Nasional Ngopi Bareng bersama Wabub Probolinggo

Sesi foto bersama setelah selesai ngopi bareng bersama kanda Timbul P. Doc. 2018

Probolinggo (BPLNews) - Hari ke lima Intermediate training (LK 2) tingkat nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Probolinggo mengajak peserta ngopi (Ngobrol pikiran) di kediaman kanda Timbul, guna tingkatkan pengetahuan kader HMI. (26/01).

Hadir dalam acara tersebut, Kanda Timbul P, Ketua umum HMI Cabang Probolinggo (Irfan), Mantan ketum Badko Jatim (kanda anam), Jajaran Panitia SC, OC, MOT serta 35 Peserta.

Acara yang digelar di rumah dinas tersebut mengusung tema "Studi Kebijakan Pemerintah Daerah" .

Menurutnya kader-kader HMI harus mampu memaksimalkan proses, jangan terlalu berambisi, berekspektasi menjadi pemimpin, belajar menguatkan komitmen lebih penting dari pada ambisi yang meng- awang -awang. Tegasnya

"Indahnya retorika bahasa , yang disampaikan ketika dihadapkan pada persoalan rill kadang kandas"

Idealanya seorang pemimpin dilamar bukan melamar, itulah bukti bahwa sosook pemimpin yang dirindhukan oleh rakyat. Jelasnya

Ketika menjadi pemimpin harus komitmen jangan karena sudah posisi strategis di pemerintahan komitmen runtuh gara-gara persoalan materialistik. Tegasnya

Selesai acara dilanjutkan dengan makan bersama dan foto bareng di halaan rumah.






Kamis, 25 Januari 2018

Lion Air Bebaskan Biaya tiket untuk peserta Kongres HMI ke XXX di Ambon

Foto Ketua Umum PB HMI bersama Jajaran Panitia serta pihak lion air. 2018

AMBON, (BPLNews) - Perusahaan penerbangan Lion Air Group bakal memberikan kompensasi berupa pembebasan biaya tiket pesawat kepada kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang akan mengikuti Kongres ke-30 HMI di Kota Ambon, Februari mendatang.

Kepastian pembebasan tiket pesawat bagi peserta Kongres HMI itu setelah Pengurus Besar HMI bersama panitia Kongres HMI menemui Commercial Director Lion Air Group Achmad Hasan di kantor Lion Group Tower di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (23/1/2018).

“Tadi kami sudah menemui Pak Achmad Hasan di kantornya dan beliau menjamin akan memberikan kompensasi kepada peserta Kongres HMI. Jadi hanya untuk peserta itu akan dibebaskan biaya tiketnya,” kata Ketua Panitia Nasional Kongres HMI Fauzi Marasabessy kepada Kompas.com melalui telepon selulernya, Selasa malam.

Dia menjelaskan, sesuai pertemuan itu, semua peserta kongres dari seluruh Indonesia akan dibebaskan biayanya baik saat menuju Kota Ambon maupun saat kembali ke kotanya masing-masing.

Adapun jumlah peserta kongres yang akan berangkat ke Kota Ambon mencapai 1.000 orang.

“Tetapi, kompensasi itu hanya untuk peserta dan bukan untuk rombongan penggembira. Jadi saat pergi dan pulang itu ditanggung Lion Air,” beber Fauzi.

Dia mengaku, pada kongres ke-29 yang berlangsung di Pekanbaru, Riau, tahun 2015, peserta Kongres HMI juga ikut dibebaskan dari biaya tiket oleh Lion Air. Menurut dia, selain membebaskan tiket pesawat bagi peserta kongres, pihak Lion Air juga akan memasang logo Kongres HMI di setiap pesawat Lion Air.

“Jadi nanti di setiap pesawat Lion Air juga akan dipasang logo Kongres HMI, sama seperti kongres di Pekan Baru dulu,” kata Fauzi.

Dia menambahkan, dalam pertemuan itu, Achmad Hasan juga berpesan agar kongres dapat berjalan lancar dan tidak menimbulkan kegaduhan lagi.

“Pak Hasan tadi berpesan agar kongres nanti bisa berjalan lancar dan tertib, dan jangan sampai gaduh lagi,” ucapnya.

Selasa, 23 Januari 2018

Konsep Baru Menuju BPL berintegritas "Maju, Visioner, Milinea".

Kandidat Ketum BPL PB periode 2018/2020. Doc. BPL Pamekasan. 

Khudzaifi menuju BPL PB yang berkualitas Insan Cita .

Keberadaan Badan Pengelolan Latihan (BPL) merupakan suatu badan/institusi yang berfungsi sebagai pembantu untuk memudahkan tujuan HMI (15), selain itu BPL berwenang untuk mengelola latihan (Training) formal maupun non formal yang dilaksanakan oleh Pengurus Besar, Badko, Cabang serta Komisariat .

Oleh karena itu peningkatan tenaga instruktur yang profesional dan berkualitas menjadi sebuah keharusan untuk meningkatkam kualitas latihan "Semakin berkualitas SDM maka semakin baik kualitas Latihan" untuk itu Moh. Khudzaifi beriktikad baik untuk membawa BPL profesional dengan trinitas konsep BPL maju visioner, milinea ;

Melalui BPL Maju, BPL Visioner, BPL Milinea (BPL MVM) dengan trinitas konsep memantapkan diri untuk maju menjadi kandidat ketua Umum BPL PB HMI Periode 2018/2020.

HMI Cabang Probolinggo Gelar Latihan Kader 2 Tingkat Nasional 2018

Doc. BPL HMI Pamekasan. 2018

Probolinggo (BPLNews) - Himpunan Mahsiswa Islam (HMI) Cabang Probolinggo gelar latihan kader 2 tingkat nasional guna tingkatkan intelektual kader HMI . (23/01)
Acara yang digelar mulai tanggal 23-27 Januari 2018 ditempatkan di BKD Kota Probolinggo.
Jumlah peserta yg sudah lulus screning sekitar 35 dari dari berbagai cabang se Indonesia diantaranya Cab. Probolinggo, Banda Aceh, Bone, Ciamis, Medan, Pekalongan, Semarang, Bau bau, Purwakarta, Jember, Malang, Surabaya, Bandung, Sumenep serta Bandar lampung.
Training yg bertujuan terbinanya kader HMI yg memiliki kemanpuan intelektual untuk mematakan peradaban serta mengorganisakan konsep dan gagasan dalam lingkup organisasi  itu di buka langsung oleh DPR RI bapak hasan (ek bupati probolinggo)
Menurut ketua panitia andreriono LK 2 ini membutuhkan persiapan yg matang serta butuh kordinasi antar kepanitiaan dan konsultasi dengan alumni . alhamdulilah segala persiapan sudah matang terangnya.
Harapannya kegiatan Latihan Kader 2 tingkat nasional ini berjalan sesuai harapan tegas mahasiswa yang hobi main futsal ini. (BPL Pamekasan)


Kamis, 09 November 2017

Warisan Intelektual Sang Pahlawan Nasional (Prof. Drs Lafran Pane) Bagi Umat Dan Bangsa


Prof Lafran Pane (Pahlawan Nasional)

Jakarta - 05 November 2017 merupakan momentum sakral dan bersejarah bagi sang Prof. lafran pane (alm), penganugrahan gelar pahlawan nasional bagi pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu juga disambut baik oleh kader HMI se-nusantara serta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).(09/11) 

Penganugerahan gelar pahlawan itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 115 TK Tahun 2017 tanggal 6 November 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.


Riwayat Singkat Sang Profeser
Lafran Pane - lahir di kampung Pagurabaan, Kecamatan Sipirok, yang terletak di kaki gunung Sibual-Bual, 38 kilometer kearah utara dari Padang Sidempuan, Ibu kota kabupaten Tapanuli Selatan.
Dalam sejarah Universitas Gajah Mada (UGM), Lafran termasuk dalam mahasiswa-mahasiswa yang pertama mencapai gelar sarjana, yaitu tanggal 26 januari 1953. Dengan sendirinya Drs. Lafran pane menjadi Sarjana Ilmu Politik yang pertama di Indonesia.
Sebuah organisasi bernama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) akan mengenang satu orang: Prof. Drs. H. Lafran Pane. Dia pemrakarsa berdirinya HMI, organisasi yang awal mula berdirinya bertujuan "Mengangkat harkat dan martabat rakyat Indonesia serta menegakkan dan mengamalkan ajaran Islam"

Dari tujuan diatas ada dua dimensi ideologi yang ingin disampaikan, pertama; Mengangkat harkat dan martabat rakyat Indonesia atau yang dikenal dengan dimensi ke-Indonesian Suatu ide/gagasan yang menumbuhkan nilai nasionalime, patriotisme serta perjuangan melawan imprealisme, kolonealisme dalam rangka untuk mempertahan NKRI, kedua; Menegakkan dan mengamalkan ajaran Islam atau dikenal dengan dimensi ke-Islaman, suatu ide/gagasan yang menumbuhkan ghirah keislaman dalam rangka untuk menegakkan dan mengamalkan ajaran islam. atau dalam bahsanya cak nur mengkontekstualisasikan nilai-nilai keislaman di Indonesia.  selain itu HMI telah banyak melahirkan sumber daya manusia (SDM) terbaik di negeri ini, juga punya andil besar terhadap lahirnya proklamasi. Pada 25 Januari 1991, beliau meninggal dunia. Singkat kata, Lafran Pane Layak dijadikan tokoh nasional bahkan pahlawan nasional.

Karena HMI sebagai sebuah organisasi mahasiswa terbesar yang yang mampu melahirkan tokoh-tokoh terbaik bangsa di negeri ini seperti Dahlan Ranuwiharjo, Deliar Noer, Nurcholish Madjid, Ahmad Syafi Maarif, Kuntowijoyo, Endang Syaifuddin Anshori, Chumaidy Syarif Romas, Agussalim Sitompul, Dawam Rahardjo, Immaduddin Abdurrahim, Ahmad Wahib, Djohan Effendi, Ichlasul Amal, Azyumardi Azra, Fachry Ali, Bahtiar Effendy, Mahfud MD dll,

Terdapat juga tokoh-tokoh sosial-ekonomi-politik seperti HMS Mintaredja, M,Sanusi, Bintoro Cokro Aminoto, Ahmad Tirtosudiro, Amir Radjab Batubara, Mar’ie Muhammad, Sulastomo, Ismail Hasan Metareum, Hamzah Haz, Bachtiar Hamzah, Ridwan Saidi, Jusuf Kalla, Amien Rais, Akbar Tanjung, Fahmi Idris, Mahadi Sinambela, Ferry Mursyidan Baldan, Hidayat Nur Wahid, Marwah Daud Ibrahim, Munir SH, Adyaksa Dault, Abdullah Hemahua, Yusril Ihza Mahendra, Syaifullah Yusuf, Bursah Jarnubi, Hamid Awwaluddin, Jimlie Asshiddiqi, Anas Urbaningrum, dan masih banyak lagi. 

Catatan ; Abd Malik Ketua Umum Badan Pengelola Latihan (BPL) HMI Cabang Pamekasan Periode 2016/2017

Minggu, 17 September 2017

BEM Universitas Madura Gelar Baksos bersama Mahasiswa Baru

Jajaran Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Madura (BEM-U) menggelar acara Bakti Sosial (Baksos) bekerja sama dengan peserta PKKMB 2017
Pamekasan (BPLNews) - Segenap jajaran Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Madura (BEM-U) menggelar acara Bakti Sosial (Baksos) bekerja sama dengan peserta PKKMB 2017 guna tingkatkan kepedulian sosial antar sesama. (sabtu/17/09)
hadir dalam acara tersebut kepala bagian kemahasiswaan (Bapak Imam), Presiden mahasiswa Unira (Ayuz) beserta staf dan fungsionarisnya serta puluhan mahasiswa baru PKKMB 2107 dan masyarakat desa.
acara yang digelar di Desa Palengaan daya dan Desa Blu'uran tersebut merupakan kerjasama antara BEM-U bersama dengan mahasiswa baru.
Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah untuk saling berbagi mahasiswa kepada masyarakat desa yang membutuhkan bantuan.


“Warga sangat senang dengan diadakannya kegiatan ini, masing-masing warga memperoleh sembako dan mie instan sebanyak 50 bungkus” Kata Presiden BEM-U (Ayuz).

Dengan keramahan warga desa membuat seluruh mahasiswa baru dan panitia BEM-U semakin merasa membaur, Setelah itu dilanjut ramah tamah bersama masyarakat desa.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para remaja dapat terjun langsung melihat keadaan perekonomian di Indonesia, menggali rasa simpatik, dan juga melatih mental khususnya mahasiswa baru. Jelas Presma yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Perguuruan Tinggi dan Kemahasiswaan HMI Komisariat Ekonomi Unira itu .  

Rabu, 23 Agustus 2017

Penutupan LKK HMI Cabang Pamekasan, 16 Peserta Dinyatakan Lulus

Foto bersama para peserta, master of training bersama ketua umum HMI Cabang Pamekasan

Pamekasan (BPLNews) - Tiga hari screening dan lima hari training acara Latihan Khusus Kohati (LKK) yang digelar oleh Korp-HMI Wati HMI Cabang Pamekasan telah sampai pada acara penutup (Closing ceremoney).
Training nonformal HMI yang khusus untuk para kader HMI wati tersebut bertempat di Aula Gedung Sumbangsih jalan Ronggosukowati Pamekasan Madura.23/08
Hadir dalam acara tersebut Ketum Cab. (Chairul Umam), Ketum Kohati (Nurul), perwakilan BPL korwil Jatim (Master Khudaifi), Ketum BPL Cab. (Master Malik), Para Peserta serta para kader HMI dibawah naungan HMI Cabang Pamekasan.
Terbinanya muslimah yang berkualitas akademik menjadi tujuan training yang bertema " Ijtihad Kohati dalam membangun masyarakat madani " tersebut.
Dari 18 peserta 16 yang dinyatakan lulus setelah melalui rekapitulasi nilai akhir berikut nama-nama tersebut, Asa'a Nur Fadhilah (Malang), elia nur puspita (Malang), Beta indah sundari (Kediri), siti zulfatul mahmudah (Surabaya), Rafika duri (Situbondo-Bondowoso), Nur Holida (Bangkalan), Destri (Bangkalan), Ulfatul M (PMK), Ikrimah Z U (PMK), Muflihatul K (PMK), Khotimatus zahro (PMK), Limroatul K (PMK), Isdayanti (PMK), Siti Hasanah (PMK), Mafruhah (PMK) dan siti Mafruhatus S (PMK).
Ketua umum kohati Nurul mukarromah dalam sambutannya menuturkan bahwa training ini dipersembahkan kepada instasi HMI khususnya para kohati, para aktifis perempuan yang dipersepsikan sebagai seconnd women, pasca training ini pespsi ini harus di hapus dan perempuan harus mampu berdiri di garda terdepan dalam menuntaskan paradigma miring tentang perempuan, tegas aktifis yang senang makan sate tesebut.